Feeds:
Pos
Komentar

Flora & Teknologi Kesehatan

Bidang bioteknologi kini telah memasuki generasi ketiga di mana tanaman seperti jagung, tembakau, padi, atau kacang tidak dikonsumsi secara langsung, melainkan dimanfaatkan sebagai pabrik penghasil protein untuk keperluan pengobatan.

Generasi pertama bioteknologi hanya meningkatkan efisiensi produksi tanaman (mengurangi kebutuhan pestisida, atau meningkatkan ketahanan terhadap kelembapan), lalu generasi kedua bioteknologi mulai meningkatkan nilai produk pangan dengan tambahan nutrisi (misalnya beras dengan peningkatan kandungan vitamin A), tetapi pada dasarnya kedua generasi bioteknologi tersebut masih memfungsikan tanaman untuk dimakan. Produk bioteknologi generasi ketiga menjadikan tanaman sebagai pabrik untuk menghasilkan protein obat atau plant made pharmaceutical.

Plant made pharmaceutical (PMP) merupakan suatu protein terapeutik yang dapat digunakan dalam keperluan medis seperti antibodi monoklonal, enzim, atau protein lainnya yang dihasilkan dari tanaman. Protein terapeutik yang dihasilkan dapat berguna untuk penyakit seperti alzheimer, kanker, COPD (chronic obstructive pulmonary disease), cystic fibrosis, diabetes, multiple sclerosis, rheumatoid arthritis, cedera sumsum tulang belakang, dan sebagainya. Lanjut Baca »

Menanam sayuran organik cukup mudah dilakukan sendiri di rumah.
Kamis, 13 Januari 2011, 13:51 WIB

Pipiet Tri Noorastuti

Sayuran organik (corbis.com)

VIVAnews – Menanam sayuran organik di rumah merupakan satu pilihan cerdas. Keluarga sehat bisa mengonsumsi makanan organik setiap hari. Rumah pun hijau dan cantik.

Menanam sayuran organik cukup mudah dilakukan sendiri di rumah. Perawatannya tak jauh berbeda dengan tanaman hias atau bunga. Cukup rawat dengan pupuk alami seperti kompos. Hindari pupuk kimia atau pestisida.

Tak perlu pula pekarangan atau kebun luas untuk menanamnya. Sayuran organik bisa tumbuh di dalam pot. Dengan pilihan pot yang menarik dan unik, Anda bisa menempatkannya di sudut-sudut ruang sebagai hiasan.

Sayuran organik memang banyak dilirik seiring meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Tapi banyak dari mereka kemudian mengurungkan niat mengonsumsi makanan organik lantaran harganya mahal. Harga sayur organik bisa 75 persen lebih mahal dibanding sayur biasa. Lanjut Baca »

“Mereka pakai opium untuk obat. Jika anak-anak mereka menangis, mereka memberinya opium”
Senin, 24 Januari 2011, 15:44 WIB

Renne R.A Kawilarang, Denny Armandhanu

Anak-anak berlindung di ibukota Afganistan, Kabul (AP Photo)

VIVAnews – Anak-anak di provinsi Balkh, Afghanistan bagian utara, terpaksa jadi pecandu opium sejak usia belia. Itu karena orang tua mereka terbiasa memberi asupan opium sebagai obat.

Menurut kisah di stasiun televisi CNN,  Senin 24 Januari 2011, suatu daerah terpencil di provinsi Balkh dihuni para pecandu tanaman bahan baku heroin ini.  Mereka menelan opium murni semudah memakan kacang, tanpa tahu apa bahayanya.

Seorang warga di Balkh, Aziza, mengaku memberi makan anaknya yang berusia empat tahun, Omaidullah, dengan opium yang disimpannya di dalam plastik. Dia mengatakan opium baik untuk membuat anaknya jadi tenang dan tertidur. “Jika saya tidak memberinya opium, dia tidak akan tidur, dan saya tidak bisa bekerja,” ujar Aziza.
Lanjut Baca »

Sabtu, 22 Januari 2011, 14:30 WIB

Elin Yunita Kristanti

Stasiun luar angkasa internasional (AP Photo/NASA TV)

VIVAnews – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengirimkan biji tomat ke luar angkasa. “Kami sudah mengirimkannya, biji tomat itu terbang menggunakan satelit HTV2 Jepang,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat LAPAN, Elly Kuntjahyowati, saat dihubungi VIVAnews.com, Sabtu, 22 Januari 2011.

Dijelaskan Elly, proyek ini adalah kerjasama sejumlah negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, India, dan Vietnam. Masing-masing negara mengirimkan biji tanaman. Untuk LAPAN proyek ini dipimpin oleh Ratih Dewanti.

“Tujuannya untuk pengembangan minat generasi muda. Biji itu akan ditaruh ke kondisi mokrigravitasi lalu dikirim lagi ke Indonesia,” tambah dia. Untuk mencari tahu, apakah mereka dapat tumbuh tanpa gravitasi.

Seperti dimuat Coffetoday.com, satelit tak berawak milik Badan Antariksa Jepang (JAXA), ‘Kounotori 2’ atau disebut juga dengan HTV2  membawa enam tom material ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Material-material tersebut termasuk makanan, sampel air minum untuk pusat penelitian ilmiah Jepang di luar angkasa. Laboratorium ilmiah di ISS sejatinya hanya boleh diakses 15 negara yang menjadi bagian dari proyek stasiun luar angkasa internasional.
Lanjut Baca »

Berjalan Bawang

Beberapa tahun yang lalu seorang teman memberi saya beberapa Bawang Berjalan. Sebuah tanaman banyak nama, mereka juga dikenal sebagai: Bawang Berjalan Mesir, Mennonite Bawang Berjalan, Pohon Bawang bombay, Mesir Pohon Bawang, Top Bawang, Winter Bawang bombay, atau Tahunan Bawang. nama yang tepat mereka adalah Allium proliferum (atau Allium cepa var proliferum,. tergantung pada siapa Anda bertanya) dan mereka berkembang biak!

Hardy untuk zona 4, bawang ini mulai memproduksi juicy daun hijau terang sangat awal di musim semi. Bahkan sebelum daun bawang saya membangunkan mereka memberi saya bawang hijau renyah untuk salad musim dingin saya.

Fresh green onions in January!
Ketika mereka tumbuh, benjolan putih kecil di bagian atas menjadi rumpun bulbils berkulit tipis sedikit atau topsets, maka nama bawang atas atau pohon. Ketika topsets menjadi cukup berat batang menjatuhkan lebih dari setengah dan diberi kesempatan akar set dan tumbuh jauh dari tanaman induk. Jika mereka dibiarkan untuk melanjutkan siklus mereka akan “berjalan” di taman Anda. Lanjut Baca »
Flavanoid Tanaman Diduga Bantu Cegah Leukemia

London (ANTARA/Reuters) – Mengkonsumsi makanan seperti seledri dan daun peterseli, yang secara alamiah mengandung flavanoid, apigenin, mungkin membantu mencegah leukemia, kata beberapa ilmuwan Belanda, Kamis.

Meikel Peppelenbosch dari University of Groningen di Belanda mengatakan percobaan memperlihatkan bahwa apigenin –komponen yang umum terdapat pada buah dan sayuran– dapat menghentikan perkembangan dua jenis sel pada leukemia dan mencegah peluangnya untuk bertahan hidup.

Leukemia atau kanker darah adalah sekelompok penyakit neoplastik yang beragam dan ditandai oleh perkembangan secara tak normal atau transformasi maligna sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid. Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal itu keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia mempengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan kekebalan tubuh penderita. Lanjut Baca »

Kolak ubi-singkong disukai karena rasanya yang manis dan ringan. Padahal bukan cuma rasanya yang istimewa, khasiatnya pun tak bisa diabaikan, menhatkan jantung dan mengendalikan darah adalah sebagian manfaatnya. Apa keistimewaan lain ubi-singkong?Rasanya memang sederhana, tetapi justru itulah sisi istimewanya. Kedua bahan ini sangat mudah dikombinasikan dengan bahan lain. Tak terhitung kreativitas menu berbahan ubi dan singkong.

Tetapi yang layak diperhitungkan adalah khasiatnya untuk menyembuhkan berbagai penyakit.Cegah KebutaanUbi hidup liar menjalar. Ada tiga jenis ubi jalar, yaitu ubi berumbi putih, kuning kemarahan (jingga), dan ungu. Yang  lebih baik adalah yang berwarna kuning jingga karena kaya kandungan bakarotennya. Betakaroten merupakan provitamin A dan bersifat anitoksidan. Konsumsi ubi jalar yang kaya provitamin A tersebut dilaporkan sebagai faktor pencegah kebutaan akibat kurang vitamin A Pada balita di darah lembah Balim, provinsi Irian Jaya.Kandungan kimia pada ubi jalar cukup kaya, antara lain protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsiu, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam  nikotinat.

Menurut pakar tanaman obat Prof. Hmbing Wijakusumaya, ubi jalar memiliki sifat kimia manis dan dingin. Efek farmakologisnya berkhasiat sebagai tonik (meningkatkan stamina) dan menghentikan pendarahan. Bagian yang bisa  dimanfaatkan adalah umbi dan daun.Ubi jalar dapat digumnakan sebagai obat penyakit kuning, pengbengkakan, rematik, asam urat, pegal linu, dan rabun senja.  Semua penyakit ini dapat diatasi dnga mminum air rebuasan ubi jalar merah dicampur bahan-bahan lain.  Khusus untuk rematik, asam urat, dan pegal linu, slain air rebusannya yang diminum, ubi rebusnya juga di makan. Khusus untuk rabun senja, bukan air rebusannya yang diminum, melainkan ubinya yang dimakan.

Anti penyumbatan Singkong sama populernya denga ubi. Bukan hanya umbinya yang memiliki rasa unik, namun daun singkong pun bisa disulap menajadi sayuran yang sangat nikmat. Menurut pakar tanaman obat Prof. Hembing Wijayakusuma,efek farmalogis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikangker, antitumor, dan mnambah nafsu makan. Bagian yang biasa dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun maengandung vitamin A, B1, dan C, kalsium, kalori, fosfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi.

Sementara kulit batang, mengandung tannin,enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat. Penyakit aterosklerosis atau timbunan lemak di dinding pembuluh darah dapat diceagah daenaga hanya makan daun singkong. Akibat tersumbatnya aorta (saluran darah besar), darah tidak bisa disalurkan ke jantung dan penderita menjadi anfal. Pada penelitian daun singkong  mengandung cuprofilin yang mampu menurunkan kolesterol, trigliserida, lipida serum darah secara nyata. Cuprfilin pada daun singkong terdapat pada klorofilnya. Klorofil dan beberapa turunannya memiliki daya antioksidan dan antikangker.  Lanjut Baca »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya