Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘lembaga’ Category

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan meneliti sembilan tanaman unggulan bekerja sama dengan universitas dan lembaga penelitian lainnya pada tahun depan.

BPOM akan teliti 9 tanaman unggulan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan meneliti sembilan tanaman unggulan bekerja sama dengan universitas dan lembaga penelitian lainnya pada tahun depan.

Deputi Bidang Pengawasan Obat tradisional, kosmetik dan produk komplemen BPOM Ruslan Aspan mengatakan kesembilan jenis tanaman yang akan diteliti itu merupakan jenis tanaman komersial yang saat ini sudah banyak diolah industri obat tradisional.
(lebih…)

Read Full Post »

Terdapat di jantung Kota Hujan, Kebun Raya Bogor menyimpan ribuan koleksi tanaman. Belum lagi, Kebun Raya yang Mei lalu berulangtahun ke-182 juga menjadi “surga” aneka macam burung. Ada kiat tersendiri untuk menikmatinya.Awam yang memasuki area Kebun Raya Bogor yang luasnya 87 Ha pasti merasa bingung. “Mulai dari mana, ya?” Lantaran tak paham itu banyak orang lantas hanya berputar-putar tanpa juntrungan sambil coba-coba mengeksplorasi sendiri bagian-bagian yang dianggap menarik. Padahal, menurut Ir. Sugiarti, kepala seksi jasa ilmiah Kebun Raya Bogor, dari sisi koleksi dan kegiatan ilmiahnya, kebun raya ini tercatat sebagai kebun botani terbaik no. 6 di dunia dan no. 1 di Asia Tenggara.

Sebagai museum hidup, kebun raya yang berada di tengah Kota Bogor ini mempunyai 3.504 spesies, terbagi dalam 1.273 genera dan 199 famili. Untuk menikmatinya, pada tahun 1997 diterbitkanlah Empat Rute Jalan Kaki dengan Panduan Kebun Raya Bogor sebagai buku penuntun bagi pengunjung.

Bunga bangkai sang primadona (lebih…)

Read Full Post »

karir anda mentok, karena pendidikan tak mendukung ? lanjutkan kuliah di |

tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain
MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN

70314141;92099941;7313350 jl. terusan halimun 37 bdg- utkampus.net

Primordia Komisi Pelestarian dan Pemanfaatan Plasma Nutfah

Pada mulanya kegiatan penyelamatan plasma nutfah tumbuhan diawali dengan sarasehan para pemulia tanaman pada tahun 1974 yang sepakat membentuk kelompok kerja (pokja) yang diketuai oleh Dr. Setijati D. Sastrapradja, Direktur Lembaga Biologi Nasional – LIPI Bogor. Anggota Kelompok Kerja ini terdiri dari Pemulia Tanaman dari Pusat Penelitian Hortikultura (Hendro Sunarjono), Pusat Penelitian Tanaman Pangan (Sutjipto KR), Pusat Penelitian Tanaman Industri (Ir. Auzy Hamid), Pusat Penelitian Hutan (Dr. I G. M. Tantera), Pusat Penelitian Herbarium – LIPI (Dr. Mien A. Rivai) dan Dr. S. Adisoemarto, Fakultas Pertanian – IPB (Dr. Fred Rumawas), dan BP Gula (Drs. Sunyoto). Pemikiran semula ialah menyelamatkan koleksi-koleksi tanaman yang telah ada dalam bentuk penyimpanan benih dan penyelamatan kebun koleksi. Hal ini disebabkan ada dua macam tanaman, yakni:1) tanaman yang benihnya dapat disimpan dalam waktu lama (ortodok), dan 2) tanaman yang benihnya cepat mati, atau tidak dapat disimpan lama (rekalcitrans). Pokja berusaha untuk menyelamatkan plasma nutfah tanaman melalui dua cara, yaitu: Secara in-situ pada habitat aslinya dalam suaka alam / cagar alam, dan secara ex-situ dalam bentuk penyimpanan benih dalam suhu rendah dan RH rendah, serta penyelamatan dalam kebun-kebun koleksi buatan.

Gene Bank (dalam bentuk benih) Pokja mendapat sumbangan dari Luar Negeri melalui Kebun Raya Bogor (LIPI). Cold Storage Unit ini ditempatkan di Lembaga Biologi Nasional (LBN) – LIPI, di Gedung Kusnoto. Sedangkan kebun-kebun koleksi diserahkan kepada masing-masing pemulianya di Instansi / Puslit yang bersangkutan. Pokja mengadakan pertemuan secara periodik setiap tiga bulan sekali untuk membahas perkembangan koleksi plasma nutfah masing-masing. Tempat pertemuan dilakukan secara bergilir, di LBN – LIPI atau di tempat lainnya, sesuai kesepakatan anggota Pokja. Pokja belum mempunyai dana, oleh karena itu masing-masing anggota Pokja mencari dana sendiri dari sumber lain (lebih…)

Read Full Post »

Mawar dan Lili Unggulan Balithi

advertorial |

tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI – ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS – MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain
MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN

utkampus : jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net

Kepala Balithi Segunung, Dr. Ir. Yusdar Hilman

SELAMA ini masih banyak orang, termasuk para pencinta tanaman hias, yang belum mengetahui kiprah Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Segunung, Cipanas, Cianjur. Padahal, institusi milik Deptan itu memainkan peran penting dalam penelitian dan pengembangan tanaman hias di tanah air. Sejumlah varietas baru berbagai jenis bunga unggulan sudah dihasilkan dan dinikmati masyarakat.

“Itulah risiko kami yang bekerja di lembaga penelitian, orang lebih mengenal produk yang kami hasilkan, tapi kami sendiri dilupakan,” kata Dr. Ir. Yusdar Hilman, Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung memberi ilustrasi.

Soal tak dikenal masyarakat, menurut Yusdar, sebenarnya persoalan krusial karena tugas utama peneliti tidak seperti selebriti, tapi menghasilkan produk-produk unggulan yang bisa diterima dan dinikmati masyarakat. “Ketika sebuah varietas baru kami lepas dan direspons masyarakat, kami sangat senang. Berarti kerja keras kami diapresiasi. Hanya, yang kami sayangkan, banyak varietas produk kami yang ditanam masyarakat namanya diubah, seolah-olah hasil mereka, padahal jelas itu hasil penelitian Balithi,” ujar Yusdar menambahkan. (lebih…)

Read Full Post »

tempat kuliah paling fleksibel SARJANA NEGERI 3 TAHUN – TANPA SKRIPSI – ABSENSI HADIR BEBAS – BERKUALITAS – IJAZAH & GELAR DARI DEPDIKNAS – MURAH DAPAT DIANGSUR TIAP BULAN -terima pindahan dari PTN/PTS lain
MANAJEMEN – AKUNTANSI – ILMU KOMUNIKASI – ILMU PEMERINTAHAN

utkampus : jl. terusan halimun 37 bandung- utkampus.net

18 April 2002

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Megawati Sukarnoputri mengkritik keberadaan Badan Karantina Pertanian (BKP) yang menurutnya semrawut. Padahal, menurut Presiden, BKP merupakan lembaga yang vital dalam melindungi kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia. Terutama dalam mencegah terjadinya penyelundupan tanaman maupun hewan. “Di Amerika Serikat, karantina sangat ketat antarnegara bagian. Nah, sekarang bagaimana mengupayakan pendeteksian perkembangan biotek, dimana tanaman dan hewan dibawa dalam bentuk sel atau mikro,” ujar Presiden dalam pidatonya saat mebuka Rapat Kerja Karantina Pertanian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/4).
Lebih lanjut, Presiden meminta agar aparat pelaksana BKP dapat menyeimbangkan kepentingan nasional dan internasional, terutama berkaitan dengan pasar bebas. “Di satu pihak demi kesehatan dan keamanan masyarakat, di pihak lainnya sebagai bentuk ketaatan terhadap tatanan perekonomian dunia,” kata Mega. “Ini memang bukan soal siap atau tidak siap, ataupun soal senang atau tidak senang, tetapi pandai-pandainya kita,” tambahnya. Presiden juga uga mengusulkan agar karantina antarpulau di dalam negeri lebih diperkuat. (lebih…)

Read Full Post »


Meningkatkan Kualitas Pangan

SALAH satu institusi penelitian berkaitan dengan tanaman adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan atau disingkat Puslitbangtan. Lembaga ini yang bernaung di bawah Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian. Puslitbang Tanaman Pangan yang berada di Jln. Merdeka No. 147 Bogor menelurkan berbagai inovasi di bidang tanaman pangan

Sebagai Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, maka lembaga ini bertugas menghasilkan teknologi baru yang diperlukan dalam pembangunan pertanian tanaman pangan (padi dan palawija) Indonesia. Puslitbangtan mempunyai tiga Balai Penelitian (Balit), yaitu Balit Tanaman Padi di Sukamandi Jawa Barat; Balit Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian di Malang Jawa Timur; dan Balit Tanaman Serealia di Maros Sulawesi Selatan. (lebih…)

Read Full Post »


Miliki Mandat Penelitian Tanaman Tertentu

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) merupakan lembaga penelitian telah berumur lebih dari seabad. Saat didirikan pada tahun 1896 masih bernama Cultuurtuin (Kebun Alam) yang merupakan bagian dari Kebun Raya Bogor.

Dalam perjalanan waktu, Cultuurtuin telah mengalami beberapa kali reorganisasi. Sejak bulan Desember 2000 lembaga ini menjadi salah satu unit kerja eselon II di lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »