Inggris : Tobacco
Indonesia : Tembakau
Sernak, semusim, tinggi ± 2 m. Batang berkayu, bulat, berbulu, diameter ± 2 cm, hijau. Daun tunggal, berbulu, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, hijau keputih-putihan. Bunga majemuk, tumbuh di ujung batang, kelopak bunga berbulu, pangkal berlekatan, ujung terbagi lima, tangkai bunga berbulu, hijau, mahkota bentuk terompet, merah muda. Buah kotak, bulat telur, masih muda hijau setelah tua coklat. Biji kecil, coklat.
Kategori : Biopestisida
Sinonim : Nicotiana virginica C. Agardh , Nicotiana mexicana Schlecht, Nicotiana pilosa Moc. & Sessé ex Dun .
| Deskripsi : | Sernak, semusim, tinggi ± 2 m. Batang berkayu, bulat, berbulu, diameter ± 2 cm, hijau. Daun tunggal, berbulu, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, hijau keputih-putihan. Bunga majemuk, tumbuh di ujung batang, kelopak bunga berbulu, pangkal berlekatan, ujung terbagi lima, tangkai bunga berbulu, hijau, mahkota bentuk terompet, merah muda. Buah kotak, bulat telur, masih muda hijau setelah tua coklat. Biji kecil, coklat. |
| Distribusi/Penyebaran : | Tembakau di Indonesia merupakan tanaman budidaya yang sudah lazim, tersebar di seluruh nusantara dimulai dari ketinggian 4 – 1500 m dpl, terkadang masih dijumpai hingga2100 mi dpl. |
| Habitat : | Tembakau ditanam pada berbagai macam kondisi iklim. Rata-rata temperatur untuk pertumbuhan optimum adalah 21—27°C. Air yang dibutuhkan adalah 300—400 mm, yang tersebar merata sepanjang musim pertumbuhan. Tembakau sigaret memerlukan musim kering pada akhir musim untuk mendapatkan daun tebal dan warna kuning pada daun yang diobati. Untuk menghasilkan daun yang tipis dan elastis, tembakau bungkus memerlukan kelembaban tinggi (70% pada siang hari) dan mereduksi intensitas cahaya (70% ochaya penuh). Awan terjadi pada hari hujan sebagai filter alami untuk matahari. Kualitas tembakau Deli dikatakan ditentukan oleh keadaan iklim dan hanya keadaan tanah merupakan faktor kedua. Untuk menyerupai keadaan pertumbuhan Sumatra Utara, tembakau sigar ditanam dibawah naungan tidak hanya di berbagai tempat di Indonesia (Jawa), tetapi juga di Connecticut (Amerika). Di Jawa Tengah daerah penting untuk tembakau sigaret adalah Pegunungan Dieng kira-kira ketinggian 1000 m dpl., yang menghasilkan kualitas tembakau yang bagus. Tanah yang cocok untuk penanaman tembakau adalah tanah liat ringan dan medium dengan kapasitas air baik dan agak asam (pH 5.0—6.0). Tanah harus mempunyai drainse bagus, karena tembakau sensitif pada kebanjiran. Tembakau tipe sigar memerlukan tanah yang lebih subur daripada tembakau virginia. Karena pembakaran menyebabkan kualitas tembakau sigar dan tembakau sigaret, kandungan klorida dalam tanah harus rendah, lebih disukai tidak lebih dari 40 ppm irigasi air sebaiknya mempunyai klorida tidak lebih dari 25 ppm. |
| Perbanyakan : | Tembakau dibudidayakan dengan biji. Kecambahnya tumbuh di tempat pembibitan. Umumnya 10 g dari biji yang sehat diperlukan untuk menghasilkan cukup biji untuk tanaman 1 ha, tetapi hanya 1/3 dari jumlah ini diperlukan jika biji dibuat pellet. Media perkecambahan biji merupakan campuran tanah dan kompos, dan sebaiknya disterilisasi pada 100°C untuk 1 jam untuk mencegah infeksi patogen dari tanah. Pupuk NPK diberikan ketika diterbarkan. Total areal untuk perkecambahan biasanya 80—100 m² untuk 1 ha tanah. Pengelolaan termasuk pengairan setiap hari, pengambilan gulma dan kontrol penyakit dan hama. Pemangkasan dilakukan untuk membuang kecambah yang lemah. Setelah pemangkasan kecambah tidak lebih dari 400 per m². Tanaman menjadi keras dalam waktu 7—10 hari sebelum ditanam dengan secara perlahan-lahan menghilangkan naungan dan mengurangi pengairan. Tembakau ditanam di lapangan pada jarak 45—55 cm dalam 1 deret dan 75—110 cm antar deret. Perkecambahan tumbuh di polibag kecil atau tempat bibit lebih siap daripada kecambah yang ditanamdi tempat pembibitan tradisional. Kerapatan tanaman adalah 18 000—25 000 per ha untuk segala macam tembakau (>60 000 tanaman/ha). |
| Manfaat tumbuhan : | Tanaman ini merupakan penghasil bahan beracun pembunuh nyamuk juga digunakan untuk mengendalikan hama serangga, baik di luar ruangan maupun didalam ruangan.Tembakau (Nicotiana tabacum) yang mengandung nikotin untuk insektisida kontak sebagai fumigan atau racun perut. Aplikasi untuk serangga kecil misalnya Aphids. |
dari : proseanet.org

















