Inggris : Cajeput, cajaput,cajuputi, swamp tea-tree
Indonesia : Kayu putih
Pohon dengan tinggi mencapai 30-40 m, tapi tinggi rata-rata sekitar 12 m. Memiliki perakaran yang kuat dan tidak mudah dimusnahkan meskipun dengan cara dibakar. Kayunya berwarna coklat lembayung muda, berat dan agak keras. Di daerah Timor warnanya kuning muda, kusut, tapi lenting sehingga peka terhadap angin yang memudahkan terjadi retakan. Kulit berwarna putih setebal jari dan terdiri atas lembaran-lembaran kecil yang lembut, sangat tipis dan tak terhitung jumlahnya.
Kategori : Biopestisida
| Deskripsi : | Pohon dengan tinggi mencapai 30-40 m, tapi tinggi rata-rata sekitar 12 m. Memiliki perakaran yang kuat dan tidak mudah dimusnahkan meskipun dengan cara dibakar. Kayunya berwarna coklat lembayung muda, berat dan agak keras. Di daerah Timor warnanya kuning muda, kusut, tapi lenting sehingga peka terhadap angin yang memudahkan terjadi retakan. Kulit berwarna putih setebal jari dan terdiri atas lembaran-lembaran kecil yang lembut, sangat tipis dan tak terhitung jumlahnya. |
| Distribusi/Penyebaran : | Tersebar di seluruh Nusantara baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi, di Pulau Jawa, ditanam terutama di daerah dataran tinggi |
| Habitat : | Kayu putih dapat tumbuh dari dataran rendah hingga dataran tinggi, hingga 600 m dpl.Di daerah Palembang, Sungai Musi terdapat di rawa-rawa sehingga membentuk hutan. |
| Perbanyakan : | Dapat berkembang biak dengan akar, tetapi perbanyakan yang umum adalah dengan generatif melalui biji. |
| Manfaat tumbuhan : | Daun kayu putih dapat dipanen dan di suling jika telah berumur 4 tahun, selanjutnya daun dapat di panen setiap enam bulan sekali. Minyak dari kayu putih dapat digunakan untuk mengusir nyamuk dan serangga. |
dari : proseanet.org

















