Warga Cilandak Jaksel Membuktikannya MENGUSIR nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah dengan tanaman? Hal itu sudah dipraktikkan warga RW 08 Kampung Banjarsari, Kelurahan Cilandak Barat, Kec. Cilandak, Jakarta Selatan. Hampir seluruh kepala keluarga di RW tersebut menanam bunga zodia (evodia suaveolens scheff), lavender (lavandula spp), dan sereh wangi (andropogon nardus L.) di pekarangan dan di pot dalam rumah. Hasilnya, nyaris semua jenis nyamuk tidak berani berseliweran di sana.
Keunikan lainnya bukan hanya itu. Lingkungan RW 08 seluas 3,1 hektare yang terdiri dari 8 RT itu sangat asri dan sejuk, karena seluruh warganya menanam pohon dan menjaga kebersihan. Hal ini sangat kontras dengan keadaan Jakarta yang panas.
Fakta ini membuat Ketua Tim Penggerak Pembinaan Keluarga (PKK) Kota Bandung Ny. Dada Rosada, bersama 25 dari 26 camat di Kota Bandung studi banding ke sana pekan lalu. Ikut bersama rombongan antara lain Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Distamkam) Komara Affandi, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Jaja Sutardja, Direktur PD Kebersihan Maman Budiman dan Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung Papar Jafar.
Menurut warga pemilik warung bibit tanaman obat, Ny. Agustin Riyanto, tanaman yang paling manjur untuk mengusir nyamuk adalah zodia yang berdaun kecil-kecil. Tanaman yang ditaruh di ruangan, dalam waktu setengah jam, akan mengeluarkan bau yang tidak disukai nyamuk. “Kalau ditaruh di bawah gantungan pakaian, maka nyamuk yang hinggap di sana akan mati,” ujarnya.
Agustin menjual bibit zodia yang diperolehnya dari Papua dengan harga bervariasi. Untuk yang berumur 3 bulan, ia mematok harga Rp 50.000,00, sedangkan yang berusia di atas 1 tahun, seharga Rp 300 ribu. Sedangkan lavender dijual rata-rata Rp 7.500,00/tanaman.
Selain itu, ia juga menjual tanaman sambiloto (andrographis paniculata nees) yang berguna menambah trombosit darah bagi penderita demam berdarah. Harganya cukup murah yaitu, Rp 7.500,00/tanaman.
Mencegah beredarnya nyamuk dalam rumah, selain menggunakan tanaman-tanaman tadi, Agustin menyarankan pemelihara ikan cupang dalam toples yang ditaruh di sudut-sudut rumah. Sebab ikan cupang termasuk jenis ikan yang menggemari nyamuk.
Tidak mudah
Menurut Ketua Tim Penggerak PKK Banjarsari, Ny. Harini Bambang, mengarahkan partisipasi aktif warga dalam penghijauan dan penanaman tanaman pengusir nyamuk di Banjarsari tidaklah mudah. Upaya itu ia rintis sejak 1992, tatkala usianya menginjak 61 tahun. “Masa itu penuh pengorbanan karena yang diajak belum tentu mau. Kami berupaya setahap demi setahap melalui pendekatan hati nurani dan penyuluhan terus-menerus,” tuturnya.
Alhasil, pada 1997, RW 08 Banjarsari mendapatkan juara pertama Kategori Taman Lingkungan RW dalam rangka HUT ke-470 Kota Jakarta dan HUT ke-52 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat Kota Jakarta Selatan. Tiga tahun kemudian RW 08 ditunjuk Unesco sebagai projek percontohan Kampung Lingkungan Sehat. Lalu tahun 2003, meraih prestasi RW terbaik se DKI Jakarta. Sejak 2002, Pemda DKI Jakarta dan pusat menetapkan Banjarsari sebagai objek wisata di Jaksel.
Menanggapi prestasi RW 08 Banjarsari, Ny. Dada Rosada berjanji akan menyosialisasikan gerakan penghijauan di Banjarsari maupun tanaman-tanaman pengusir nyamuk kepada Tim Penggerak PKK di Bandung. “Saya optimis Kota Bandung bisa seperti itu, apalagi kita punya program Sejuta Bunga, juga progam penanaman pohon dan sumur resapan,” komentarnya.
Camat Cicadas Sri Mayaningsih mengatakan, pihaknya memiliki wacana untuk mengembangkan RW 12 Karang Pamulang, sebagai daerah percontohan untuk penghijauan dan peternakan. “Mudah-mudahan hal ini bisa terwujud dalam waktu dekat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Distamkam Komara Affandi yang dihubungi “PR”, Minggu (28/3) malam mengatakan, Dismankam sudah menanami taman di Pendopo Wali Kota Bandung dengan 750 tanaman lavender berbunga ungu dan silver sejak pekan lalu. Bibitnya didapat dari Lembang.
Untuk ke depan, lanjutnya, Dismankam berencana membeli bibit granium dan zodia dari Sukabumi karena tidak ada di Bandung. Dismankam tidak akan menggunakan sereh wangi, karena kurang bagus dari segi estetika.
“Agar lebih cepat, kami akan coba mengembangbiakkan tanaman-tanaman tersebut dengan cara vegetatif lewat stek pucuk, tidak dari biji. Kami juga akan menyebarluaskan ke kantor-kantor dinas, kecamatan, di lingkungan Pemkot Bandung untuk dikembangbiakkan dan ditanam di taman-taman,” paparnya.
Namun dari sisi penelitian medis, baru tanaman lavender yang terbukti bisa mengusir nyamuk jika ramuannya dioleskan pada kulit. Beberapa produk lotion pengusir nyamuk juga terang-terangan menggunakan lavender sebagai salah satu kandungannya. Sedangkan mengenai khasiat zodia baru sebatas informasi dari mulut ke mulut dan masih perlu diteliti kebenarannya. (Sam/”PR”)***PR-Senin, 29 Maret 2004


















kirimi aku dong bunga lavendernya
aku juga mau mas rob… bunganya keren, wangi lagi,
cuma sayang yang datang nyamuk lagi nyamuk lagi !
kalo bibit zodia udah bisa dibeli di bandung, tolong info alamat penjualnya ya!
tukang tanaman hias biasanya ada :
di taman cibeunying,
cihideung…